Saya sedang berada di Bula Seram Provinsi Maluku untuk sebuah survei. Bersama tiga orang konsultan, saya mendarat di landasan udara Bula, kemarin sore.
Perjalanan dengan pesawat terbang kecil berkapasitas 31 penumpang, milik maskapai Deraya, dari Ambon ke Bula, memerlukan 1 jam perjalanan.
Bula adalah kota kabupaten di Pulau Seram. Kota ini menjadi ibukota dari Kabupaten Seram Bagian Timur, sebuah kabupaten baru dari pemekaran kabupaten di Maluku. Area ini, sejak masa kolonial Belanda, dikenal sebagai kota penghasil minyak. Sumur-sumur minyak peninggalan Belanda terdapat di dalam Bula Block.
Pesawat carter milik maskapai penerbangan Deraya, bersiap mengangkut penumpang dari Ambon ke Bula. Kapasitasnya hanya 31 orang termasuk awak kabin.
Besok saya akan ke Ambon untuk beberapa urusan, dan kembali dua hari lagi. Mungkin, sampai dengan bulan Agustus 2008 nanti, saya tidak akan berada di Jakarta. Tapi, ngeblog masih bisalah. Saya akan ngeblog dari basecamp yang dikelilingi hutan dan perbukitan, di Bula ini. ![]()
Menarik bukan, menjinjing teknologi ke sana ke mari, meskipun itu di dalam area hutan? Everyday will be a funny day. Di dalam hutan, belajar dari alam, belajar dari pepohonan, mengejar “ilmu pohon”. Hehehe…

4 June 2008 at 10:46 pm
maaf saya sangat tertarik membaca tulisan di Blog ini,ternyata ada orang yang sudah pernah berada di Daerah kelahiran saya (bula) dan merasa nyaman dengan keadaan hutan disana(itu yg saya baca,maaf kalo saya so’ tau hehehe), saya mau tanya gimana sambutan dari orang Bulanya? mereka termasuk orang yang sopan dan menyenangkan atau tidak?(mudah2an jawabannya positif). saya termasuk anak daerah asli Bula skrg sedang kuliah di bandung.
makasih atas tulisannya yang enak dibaca (tentang Bula)
=ujang Hudaya
5 June 2008 at 6:04 am
Thx atas atensinya Bung. Salam kenal.
Menurut saya, tidak ada masalah. Warga Bula tidak sulit diajak bicara. Penilaian saya positif.
25 August 2008 at 1:50 pm
weeeeeeeeeeeeeeeee……………………..
Pesawat dari dulu bagitu juaaaa….seng ganti-ganti lagi………
Keceeeeeeeeeewaaaaaaaaaaaaaa eeeeeeee………..
heheheheheheeeeee……………………..
Beta jg asli orang bula, bagemanapun beta bangga dengan beta punya tana kelahiran yaitu…….::::::::_____
B………………………..B
U………………………..B
L…………………………B
A…………………………B
21 September 2008 at 2:49 pm
bozz,,,, makazee,,ya uda mw bercerita ttng my village,, moga makin betah aja ya bosss,, in bula he he he,,,,,!
9 December 2008 at 8:40 pm
Bula . . . ? Yeach . . . suatu waktu gw pasti dan harus menginjakkan kaki gw di Bula . . .
18 March 2009 at 10:10 am
gw dulu pernah ngelamar di salah satu perusahaan perminyakan di Bula, namun kagak diterima. Kalo ditrima mungkin gw dah hidup di Bula skrg. Ah Bula jauh di mata, jauh dihati…
29 May 2009 at 1:06 pm
makasih pa sdh ke bula tlng lnjtin crtx tntng kota bula cx gw msh pnsrn ni
29 May 2009 at 1:13 pm
makasih krna udah mmbrkn mtvsi kpd gw
7 June 2009 at 2:11 pm
sedikit komentar ttang tulisan banner diatas, yng pasti maaf anda ini adalh saudara kmi yg nasrani, saya sangat senang msk di blog ini, maaf ayat diatas aku uda pernah baca, dan salah satu surat dari injil yg memberikan smagat buat para misionaris untuk menyabar luarkan ajaran nasrani, oh iya bung banyak sekali saudara mu dari muslim ingin bertanya banyak skli tentang ketuhanan yesus (Nabi Isa AS, nabi kmi muslim).
eli eli lama sabaktani, klo g salh,
artinya
tuhanku, tuhanku mengapa Engkau meninggalkan aku kata yesus: aku lupa ayat brap, nama suratnya
1.klo dia tuhan, tuhan yang mana yesus memenggil ?
pribahasa buah itu jatuh tidak jauh dari pohonya, artinya di dalam tubuh yesus terdapat gen ketuhanan, dia bisa menolong dirinya sendiri tnpa memenaggil tuhan yang lain.
bung apa yg sya tyakan ini aku punya buku tentang kristen (injil) ada diataranya :
1. kristolog Ahmed deedah (amerika)
2. Islam dan kebenaran yesus
3. perlawanan orang dalm tentang ketuhanan yesus
4. penyaliban fakta atau fiktif
klo bung jawab mungkin kirm aja ke Facebookku
ficky_densel@yahoo.com, klo bung di bula aku akhir juli balik kebula, aku akan pinjamkan buku2 yang aku miliki tentang ketuhanan yesus buat bung.
semangat trus dlm bekerja
ttd
syafi
7 June 2009 at 9:05 pm
Terima kasih sudah berkunjung. Mengenai banner, jujur saja kalo saya baru tahu dari Anda bahwa kalimat itu terdapat di Injil. Yang saya tahu, itu adalah kalimat perang bagi kaum samurai Jepang.
Terima kasih atas tawaran untuk mempelajari keyakinan Anda. Tapi maaf, saya tidak berminat.
Salam damai selalu…
23 June 2009 at 8:45 am
aq mau tanya nich, sebenarnya kondisi pemukiman di sana seperti apa? apa masih hutan belantara, pegunungan, n rumahnya jauh-jauhan gt? trus untuk komunikasi yang bisa di gunakan apa?apa ada sinyal? cz saudara saya di sana, katanya tidak ada sinyal.