Catatan Adhie S. Achmad

Sebuah blog tentang pengembaraan, petualangan, dan impian-impian yang mengisi ruang kehidupan seorang mantan jurnalis.

Kanalone.com Menggoyang Tempo

KABAR hengkangnya sejumlah jurnalis majalah Tempo bukan isapan jempol. Kelompok usaha Bakrie berhasil memikat tiga jurnalis berbakat Tempo untuk mundur dari ruang redaksi majalah bergengsi itu, lalu membidani kelahiran sebuah media online yang disebut-sebut bakal menjadi “megaportal”.

Megaportal bernama Kanalone yang bakal diluncurkan pada tahun ini tersebut diperkuat seorang mantan jurnalis Detik.com, yang tahun lalu ikut membidani kelahiran media online milik MNC – Okezone.com.

“This online media will creatively combine texts, images, audio, and videos, in covering national and international issues with a high journalistic standard,” begitu janji pengelola “megaportal” yang akan ditulis dalam dua bahasa tersebut.

Siapa saja, para jurnalis Tempo yang hengkang tersebut? Sebutlah, Karaniya Dharmasaputra, jurnalis yang kelihatannya demen mengungkap skandal-skandal mega korupsi. Ia bakal menempati posisi Director of Content Production / Chief Editor. Lalu, Wenseslaus Manggut dan Nezar Patria pada posisi Managing Editors, dan Nurlis E. Meuko sebagai Reporting Coordinator.

Diluar itu, ada satu nama lagi yang cukup beken. Dialah Rizal Mallarangeng, pengamat politik jebolan Amerika -saudara kandung Andi Mallarangeng Juru Bicara Kepresidenan. Rizal menempati kursi President Commissioner/Publisher di Kanalone !

Akankah mereka membawa “gerbong” dari Tempo untuk sama-sama hengkang ke Sentra Mulia Building, Kuningan Jakarta -markas Kanalone?

Anyway, “wow keren deh” tampilan promo megaportal kalian. Welcome, brothers !

Filed under: OTHERS

2 Responses

  1. skytradeinc says:

    I think its gonna be inilah.com part 2.

  2. ary says:

    wah makin seru nih pertempuran new media. setelah okezone, inilah, muncul kanalone. kompas.com tak mau kalah tampilannya sekarang bagus. terbaiklah, menurut saya, komplit dan navigasinya mudah, kanalisasinya enak. tapi, akankah sejarah akan berpihak pada detik.com — sebagai portal berita yang selama dikenal sebagai yang terbesar di tanah air ? Apakah portal baru juga akan bernasib seperti mereka yang tumbuh dan kemudian layu di pertengahan tahun 90-an ? Kita tunggu saja.

Leave a Reply

Categories