Catatan Adhie S. Achmad

Sebuah blog tentang pengembaraan, petualangan, dan impian-impian yang mengisi ruang kehidupan seorang mantan jurnalis.

Humas Lokal

IMG_5671 Pemberdayaan tenaga kerja lokal dalam proyek survey seismik mutlak dilakukan untuk      mendapatkan dukungan dari masyarakat dan pemerintah lokal. Kami di Tutong, Brunei Darussalam juga melakukan hal itu, antara lain, dengan menempatkan tenaga lokal pada pekerjaan kehumasan (public relation) selama survey seismik 3D berlangsung.

Humas lokal tersebut diambil dari kampung-kampung di sekitar area survey. Konsekuensinya, dari puluhan tenaga lokal yang direkrut, tak satupun yang pernah bekerja sebagai humas. Pun tak seorang dari mereka pernah bekerja di dalam proyek seismik. Problem!

Tak ayal, kondisi tersebut memberikan tantangan tersendiri bagi kami yang mengelola departemen humas. Para tenaga kerja tempatan (lokal) ini kerap bermasalah dengan persoalan kedisiplinan kerja. Sudah tak asing lagi mendengar alasan-alasan konyol seperti “menjemput anak di sekolah”, ” bangun kesiangan”, ” tidak ada yang membangunkan” dari mulut mereka saat mangkir kerja.

Bekerja merupakan suatu kebiasaan baru bagi orang Brunei yang selama ini dimanjakan oleh berbagai fasilitas kemudahan hidup layak oleh Sang Sultan. Baru belakangan ini saja, setelah Negara kesulitan menyediakan lapangan kerja di pemerintahan, banyak anak muda di Brunei melamar pekerjaan di sektor swasta. Pemerintah, lewat media massa maupun ceramah di mimbar Jumat, kini tengah gencar menyadarkan rakyatnya untuk tidak gengsi bekerja di sektor swasta, atau tidak bergantung pada harapan menjadi pegawai negeri sipil.

IMG_1358 Meski lapangan kerja kian sempit, namun Brunei masih menjadi tumpuan bagi tenaga kerja asing dari kawasan ASEAN. Namun demikian, tak semua calon tenaga kerja asing ini terserap ke dunia kerja. Bagi saya sendiri, Brunei bukanlah negeri yang menjanjikan harapan karir.

Filed under: CATATAN dari SEISMIC SURVEYS

2 Responses

  1. trywidayanto says:

    Salam buat humas….
    Gimana keaadan kampung Tanjung Maya sekarang ? seperti apa ya sekarang bekas field camp yang saya tempati dulu? rasanya saya ingin lagi berkunjung ke Kampung Tanjung Maya lagi, waktu itu saya juga ikut dalam proyek 3D Seismik Survey di Tutong. kami pekerja dari wil Jawa Timur selama +- 6 bulan saya kerja disitu pada salah satu sub kontraktor pada dept RECORDING.Tinggal di tenda biru tepatnya di Camp kajian bumi Tanjung Maya.tiap pagi kami melakukan TOOLBOOKS MEETING, kemudian berangkat dengan diantar armada bus ke lintasan-lintasan yang sudah diprogramkan pada kami. Yang masih saya ingat adalah Bpk JAFAR, beliau adalah sebagai koordinator Humas pada proyek tersebut, salam buat pak JAFAR dan rekan-rekan humas disitu. Sekarang saya lagi menunggu panggilan untuk ikut bekerja lagi di wilayah Madura. Buat Mas Adhie jangan lupa besok kunjung ke Madura untuk meliput kembali cerita-cerita dari Seiesmic Survey, kunjungi semua dept-dept yang terlibat dalam proyek tersebut.

  2. Adhie says:

    Ke Madura, proyek seismik dgn siapa mas? Saya masih dengan Elnusa. Salam buat Pak Amir BGM.

Leave a Reply

Categories