Kuala Belait adalah sebuah daerah di barat Brunei Darussalam, berbatasan dengan Malaysia. Memasuki kota itu, sebuah monumen seperti di foto ini, terbuat dari perak atau perunggu, bertengger. Entah bagaimana ceritanya sampai tekonya Jin Aladin itu dijadikan sebagai monumen untuk menandakan lambang daerah.
Dibandingkan daerah Tutong, bagi saya, “KB” (bacanya: “Key Bi ” ) lebih menyenangkan. Sebab, ada lebih banyak orang asing di sana. Bangunan-bangunan di sana juga tidak “seragam” bentuknya.
Pada hari tertentu terdapat pasar kaki lima yang menjual aneka kebutuhan dapur. Saya bertemu dengan sejumlah pekerja yang bersepeda di pasar itu. Mereka keliatannya berasal dari India atau Pakistan. Beberapa diantara mereka sedang belanja cabe, bawang merah, bawang putih, dan sayur-sayuran, Sabtu 6 Juni 2009 lalu.

Mesjid raya di Kuala Belait termasuk yang menarik perhatian. Arsitekturnya menarik. Dari kejauhan tampak seperti ini. Saya sekali saja mampir ke sana untuk shalat Jumat.




Filed under: JOURNEY
gambar pemukiman/rumah di Kampung Pandan jalan Maulana Kuala Belait ko ga bisa ditampilkan, bisakah ditampilkan..?
Maaf, memang gak bisa diperbesar.